SlidesPilot

Presentasi yang lucu dapat membuat masalah yang familier menjadi lebih mudah untuk dibahas. Untuk kelas, itu bisa berupa proyek kelompok di mana semua orang mengira orang lain sedang membuat slide. Di tempat kerja, itu bisa berupa rapat yang diakhiri dengan rapat lainnya.

Pilihlah situasi yang dikenali orang-orang, jelaskan apa yang serba salah, lalu akhiri dengan solusi yang berguna. Humor menarik perhatian mereka; solusi memberi mereka sesuatu yang dapat digunakan.

Berikut adalah 10 topik presentasi untuk kelas dan 10 untuk tempat kerja. Masing-masing mencakup hal yang perlu dibahas, untuk siapa topik ini cocok, hasil yang berguna, serta kerangka empat slide yang dapat Anda ikuti.

Topik presentasi lucu untuk kelas

Ide-ide ini cocok untuk presentasi singkat di kelas mengenai cara belajar, kerja tim, komunikasi, dan keterampilan presentasi. Pilihlah satu yang sesuai dengan tugas Anda. Gunakan pengalaman Anda sendiri atau contoh buatan untuk memperkenalkan masalahnya, lalu tunjukkan cara praktis untuk mengatasinya.

1. Proyek kelompok tempat semua orang “hampir selesai”

Audiens: Siswa SMA dan mahasiswa yang mengerjakan tugas kelompok.

Hal yang dibahas: Semua orang mengatakan bagian mereka hampir selesai, tetapi pada malam sebelum tenggat waktu, masih belum ada presentasi yang lengkap. Jelaskan bagaimana sebuah kelompok dapat membagi pekerjaan dan memeriksa kemajuan sebelum malam terakhir.

Hasil yang berguna: Daftar tugas dengan empat kolom: tugas, penanggung jawab, tanggal jatuh tempo, dan tautan ke hasil kerja yang selesai.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan obrolan grup fiktif yang penuh dengan pesan “hampir selesai”.
  2. Buat daftar pekerjaan yang belum selesai: riset, penulisan, slide, dan latihan.
  3. Tetapkan setiap pekerjaan ke satu orang dengan tenggat waktu yang jelas.
  4. Tunjukkan daftar tugas yang selesai dan jadwalkan pemeriksaan sebelum hari pengumpulan.

2. Bagaimana membersihkan meja menjadi tugas Anda

Audiens: Siswa atau mahasiswa yang memberikan presentasi tentang kebiasaan belajar atau manajemen waktu.

Hal yang dibahas: Anda duduk untuk menulis esai, lalu memutuskan bahwa meja, folder, dan koleksi pensil membutuhkan perhatian mendesak. Bicarakan perbedaan antara bersiap-siap untuk bekerja dan benar-benar memulai tugas.

Hasil yang berguna: Rencana awal sepuluh menit: buka tugas, tulis paragraf pertama yang kasar, dan catat langkah selanjutnya.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan rencana awal: “Mulai esai pukul 16.00.”
  2. Tunjukkan apa yang terjadi sebaliknya: meja yang rapi dan dokumen yang kosong.
  3. Bagi tugas menjadi satu tindakan kecil yang dapat Anda lakukan segera.
  4. Berikan audiens rencana sepuluh menit untuk dicoba pada tugas mereka berikutnya.

3. Saya membuka 30 tab dan masih tidak dapat menemukan sumber saya

Audiens: Siswa SMA dan mahasiswa yang meriset proyek.

Hal yang dibahas: Membuka lebih banyak halaman tidak secara otomatis menghasilkan riset yang terorganisasi. Tunjukkan cara menyimpan poin penting dari suatu sumber sebelum beralih ke halaman berikutnya.

Hasil yang berguna: Catatan riset sederhana yang berisi judul sumber, tautan, poin relevan, dan lokasinya dalam tugas.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan peramban buatan yang dipenuhi tab.
  2. Tanyakan halaman mana yang mendukung satu poin spesifik dalam tugas.
  3. Ubah satu halaman yang berguna menjadi catatan riset singkat.
  4. Tunjukkan bagaimana sekelompok kecil catatan yang disimpan menjadi sebuah kerangka.

4. Jika semuanya distabilo, mana yang penting?

Audiens: Siswa atau mahasiswa yang membahas kegiatan membaca dan mencatat.

Hal yang dibahas: Halaman yang sepenuhnya berwarna kuning tampak padat tetapi tidak menunjukkan ide mana yang Anda pilih. Peragakan cara membaca kutipan singkat dengan memikirkan sebuah pertanyaan dan merangkum jawabannya.

Hasil yang berguna: Satu kutipan terpilih, satu kalimat yang menjelaskannya, dan satu pertanyaan untuk ditinjau kembali.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan paragraf buatan yang hampir setiap kata distabilo.
  2. Perkenalkan pertanyaan yang harus dijawab oleh paragraf tersebut.
  3. Pilih kalimat yang relevan dan jelaskan dalam bahasa yang sederhana.
  4. Tunjukkan catatan singkat yang akan Anda simpan untuk revisi.

5. Presentasi saya berisi 47 kata “anu” dan satu poin utama

Audiens: Siswa atau mahasiswa yang mempersiapkan presentasi lisan.

Hal yang dibahas: Sangat mudah menghabiskan waktu latihan dengan mengkhawatirkan setiap kata “anu”. Buatlah presentasi tentang cara menyiapkan pembukaan yang jelas, menggunakan catatan singkat, dan memberikan jeda saat Anda membutuhkannya. Gunakan contoh yang berlebihan alih-alih berpura-pura bahwa judul tersebut adalah hitungan pasti.

Hasil yang berguna: Kartu bicara dengan kalimat pembuka, tiga poin kunci, dan kalimat penutup.

Kerangka empat slide:

  1. Baca pengantar singkat yang sengaja dibuat bertele-tele.
  2. Tulis ulang sehingga audiens langsung mendengarkan topik utamanya.
  3. Tunjukkan kartu bicara alih-alih naskah lengkap.
  4. Peragakan pengantar yang sama dengan jeda singkat di antara ide-ide.

6. Tenggat waktunya masih sebulan lagi—sampai tiba-tiba besok

Audiens: Siswa atau mahasiswa yang merencanakan esai, proyek, atau presentasi.

Hal yang dibahas: Tenggat waktu yang masih jauh dapat membuat tugas besar terasa mudah untuk ditunda. Jelaskan cara bekerja mundur dari tanggal pengumpulan dan berikan tanggalnya masing-masing untuk pekerjaan yang lebih kecil.

Hasil yang berguna: Jadwal proyek dengan tanggal untuk riset, draf kasar, revisi, dan pemeriksaan akhir.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan momen ketika tenggat waktu tiba-tiba terasa sangat dekat.
  2. Buat daftar pekerjaan yang tersembunyi di dalam kalimat “menyelesaikan proyek”.
  3. Masukkan pekerjaan tersebut ke dalam kalender dengan urutan terbalik.
  4. Identifikasi tindakan pertama yang harus diselesaikan hari ini.

7. “Ikuti saja petunjuknya”—petunjuk yang mana?

Audiens: Kelas ilmu komputer, bahasa Inggris, atau komunikasi.

Hal yang dibahas: Suatu petunjuk bisa terdengar jelas bagi orang yang menulisnya, tetapi membuat pembaca menerka-nerka. Gunakan tugas melipat kertas sederhana untuk menunjukkan mengapa setiap langkah membutuhkan posisi awal, tindakan yang jelas, dan hasil yang diharapkan.

Hasil yang berguna: Serangkaian petunjuk singkat yang dapat diikuti orang lain tanpa penjelasan tambahan.

Kerangka empat slide:

  1. Berikan petunjuk yang samar seperti “Lipat kertas menjadi dua.”
  2. Tunjukkan dua hasil yang memungkinkan dari posisi awal yang berbeda.
  3. Tulis ulang petunjuk tersebut dengan menyertakan detail yang hilang.
  4. Uji langkah-langkah yang telah direvisi dan jelaskan apa yang berubah.

8. “Diskon besar” yang memenuhi keranjang belanja saya

Audiens: Kelas matematika, literasi media, atau edukasi konsumen.

Hal yang dibahas: Label diskon besar bisa lebih mencolok daripada harga atau kuantitas barang. Gunakan harga buatan untuk membandingkan dua penawaran dan jelaskan cara memeriksa biaya dari apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

Hasil yang berguna: Tabel perbandingan yang menampilkan harga kemasan, kuantitas, harga per item, dan total pengeluaran.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan dua penawaran fiktif dengan label diskon yang dramatis.
  2. Hitung harga per item untuk setiap penawaran.
  3. Bandingkan kuantitas dengan apa yang dibutuhkan pembeli.
  4. Jelaskan pilihan tersebut menggunakan angka, bukan kata-kata promosi.

9. Ponsel saya ikut menghadiri sesi belajar

Audiens: Siswa atau mahasiswa yang membahas cara mengorganisasi sesi belajar.

Hal yang dibahas: Sesi belajar bisa berubah menjadi kumpulan gangguan-gangguan kecil. Telusuri sesi fiktif dan sarankan kesepakatan sederhana mengenai ponsel, waktu istirahat, dan tugas yang harus diselesaikan.

Hasil yang berguna: Rencana sesi belajar dengan satu tugas, waktu berhenti yang ditentukan, dan waktu istirahat.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan rencana untuk mempelajari satu bab.
  2. Tambahkan pesan dan tugas yang tidak relevan yang mengganggunya.
  3. Siapkan sesi dengan materi yang dibutuhkan dan gangguan yang lebih sedikit.
  4. Tentukan apa arti “selesai” sebelum sesi dimulai.

10. Slide yang mencoba memuat seluruh isi buku teks

Audiens: Siswa atau mahasiswa yang membuat slide untuk tugas kelas.

Hal yang dibahas: Menambahkan setiap detail dapat membuat slide sulit diikuti. Mulailah dengan slide yang sengaja dibuat padat dan jelaskan cara memutuskan apa yang perlu ditampilkan di layar dan apa yang dapat Anda katakan secara lisan.

Hasil yang berguna: Slide yang lebih jelas dengan satu pesan utama, visual yang berguna, dan teks pendukung yang singkat.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan slide buatan yang penuh dengan paragraf.
  2. Identifikasi satu poin yang perlu dipahami oleh audiens.
  3. Pindahkan penjelasan pendukung ke dalam catatan pembicara atau slide lain.
  4. Tunjukkan slide yang telah direvisi dan jelaskan setiap perubahannya.

Ubah topik Anda menjadi PPT yang berguna

Tambahkan topik, audiens, dan kerangka sederhana Anda untuk membuat draf PowerPoint dengan SlidesPilot.

Buka Generate PPT

Topik presentasi lucu untuk tempat kerja

Ide-ide ini cocok untuk presentasi tim internal, sesi pelatihan, dan diskusi singkat tentang peningkatan pekerjaan sehari-hari. Gunakan pesan dan dokumen fiktif agar audiens dapat berfokus pada masalah dan perbaikan yang diusulkan.

11. Berkas “final” mana yang benar-benar final?

Audiens: Tim yang berbagi dokumen dan presentasi.

Hal yang dibahas: Final.docx, Final_v2.docx, dan Final_USE_THIS.docx semuanya terdengar meyakinkan. Jelaskan bagaimana tim dapat membuat berkas terkini dan status persetujuannya mudah ditemukan.

Hasil yang berguna: Satu lokasi berkas yang disepakati, konvensi penamaan, serta status draf atau disetujui yang terlihat jelas.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan tiga berkas fiktif yang semuanya mengklaim sebagai berkas final.
  2. Jelaskan apa yang perlu diketahui seseorang sebelum menggunakan salah satunya.
  3. Usulkan proses penamaan dan persetujuan yang jelas.
  4. Tunjukkan di mana tim dapat menemukan versi terkini yang telah disetujui.

12. Kami mengadakan rapat untuk merencanakan rapat berikutnya

Audiens: Tim proyek dan penyelenggara rapat.

Hal yang dibahas: Rapat dapat berakhir tanpa keputusan karena tidak ada yang menyepakati tujuannya. Tunjukkan cara menulis undangan yang menyatakan pertanyaan, persiapan, dan hasil yang diharapkan.

Hasil yang berguna: Ringkasan rapat tiga baris: apa yang perlu kita putuskan, apa yang harus dibaca sebelumnya, dan apa yang harus kita bawa saat selesai.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan undangan yang samar dengan judul “Diskusi proyek”.
  2. Identifikasi keputusan yang membutuhkan masukan dari kelompok.
  3. Tulis ulang undangan yang berfokus pada keputusan tersebut.
  4. Akhiri dengan catatan keputusan: hasil, penanggung jawab, dan tanggal berikutnya.

13. Email ini seharusnya bisa cukup tiga baris

Audiens: Tim yang mengoordinasikan pekerjaan melalui email atau obrolan.

Hal yang dibahas: Pesan yang panjang dapat menyembunyikan permintaan yang sederhana. Tunjukkan cara menempatkan tindakan di awal, memberikan konteks yang diperlukan, dan memperjelas tenggat waktunya.

Hasil yang berguna: Permintaan singkat yang menyatakan apa yang Anda butuhkan, siapa yang harus bertindak, dan kapan tenggatnya.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan email fiktif dengan permintaan yang tersembunyi di bagian bawah.
  2. Tarik keluar tindakan, penanggung jawab, dan tanggalnya.
  3. Tulis ulang pesan dengan menempatkan permintaan di awal.
  4. Letakkan latar belakang opsional di bawah permintaan atau di balik tautan yang relevan.

14. “Sebelum hari Jumat” memiliki beberapa penafsiran

Audiens: Tim yang bekerja lintas jadwal atau zona waktu.

Hal yang dibahas: Satu orang mengharapkan berkas dikirim Jumat pagi; orang lain berencana menyelesaikannya Jumat malam. Jelaskan cara menyepakati waktu pengiriman dan apa yang akan diserahkan.

Hasil yang berguna: Pesan tenggat waktu yang menyebutkan hasil kerja, tanggal, waktu, dan zona waktu jika diperlukan.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan dua orang yang menafsirkan tenggat waktu samar yang sama secara berbeda.
  2. Identifikasi detail yang hilang.
  3. Tulis ulang permintaan dengan waktu pengiriman dan cakupan yang spesifik.
  4. Tunjukkan cara memberi tahu keterlambatan sebelum pekerjaan orang lain terpengaruh.

15. Pembaruan proyek yang tidak memberi pembaruan kepada siapa pun

Audiens: Pemimpin proyek dan anggota tim yang memberikan pembaruan status.

Hal yang dibahas: “Kemajuan berjalan baik” terdengar positif tetapi membuat pembaca bertanya-tanya apa yang berubah. Jelaskan cara melaporkan pekerjaan yang selesai, langkah selanjutnya, dan masalah yang memerlukan perhatian.

Hasil yang berguna: Pembaruan singkat dengan tiga judul: selesai, selanjutnya, dan bantuan yang dibutuhkan.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan pembaruan yang hanya berbunyi “Semuanya sedang berjalan.”
  2. Buat daftar pertanyaan yang masih dimiliki pembaca.
  3. Tulis ulang menggunakan pekerjaan yang selesai, tindakan selanjutnya, dan bantuan yang dibutuhkan.
  4. Buatlah setiap permintaan keputusan mudah ditemukan.

16. Jika setiap notifikasi mendesak, mana yang harus didahulukan?

Audiens: Tim yang menyepakati ekspektasi komunikasi dan respons.

Hal yang dibahas: Rentetan notifikasi dapat mencampur adukkan permintaan mendesak dengan pembaruan rutin. Usulkan cara bersama untuk membedakannya dan jelaskan di mana setiap jenis pesan seharusnya berada.

Hasil yang berguna: Kesepakatan tim kecil yang mencantumkan saluran dan respons yang diharapkan untuk permintaan mendesak, pertanyaan biasa, dan pengumuman.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan beberapa pemberitahuan fiktif yang masuk secara bersamaan.
  2. Sortir berdasarkan apakah seseorang harus bertindak sekarang atau nanti.
  3. Usulkan saluran dan ekspektasi respons untuk setiap kategori.
  4. Uji kesepakatan tersebut terhadap tiga situasi sehari-hari.

17. “Buat lebih mencolok” bukanlah umpan balik yang cukup

Audiens: Tim yang meninjau slide, tulisan, atau karya desain.

Hal yang dibahas: Umpan balik seperti “buat lebih bagus” memberi penerima tugas lain untuk menerka-nerka. Jelaskan cara mengidentifikasi masalah, mendeskripsikan hasil yang dimaksudkan, dan menyarankan perubahan spesifik.

Hasil yang berguna: Kalimat umpan balik seperti “Angka utama sulit ditemukan. Tolong tempatkan di judul dan hapus teks sorotan lain yang bersaing.”

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan tiga komentar samar pada slide fiktif.
  2. Identifikasi apa yang mungkin dimaksud oleh setiap peninjau.
  3. Tulis ulang komentar sebagai pengamatan dan permintaan yang spesifik.
  4. Tunjukkan bagaimana umpan balik yang direvisi memandu penyuntingan berikutnya.

18. Hari pertama saya disambut dengan kuis singkatan

Audiens: Tim yang membuat materi penyambutan (onboarding) atau menjelaskan pekerjaan kepada anggota baru.

Hal yang dibahas: Karyawan baru mungkin mendengar kalimat yang penuh dengan istilah dan akronim asing. Jelaskan cara memperkenalkan istilah-ististilah penting tanpa membuat anggota baru harus memecahkan kode di setiap baris.

Hasil yang berguna: Glosarium singkat dengan setiap istilah, artinya dalam bahasa sehari-hari, dan satu contoh penggunaannya.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan pesan selamat datang fiktif yang dipenuhi akronim.
  2. Tandai istilah-istilah yang perlu dijelaskan kepada rekan baru.
  3. Tulis ulang pesan dan definisikan istilah-istilah yang diperlukan.
  4. Tunjukkan di mana tim akan menyimpan glosarium kecil yang berguna.

19. Saya melakukan sepuluh hal hari ini. Apa yang benar-benar selesai?

Audiens: Tim yang membahas perencanaan tugas dan beban kerja.

Hal yang dibahas: Hari yang penuh aktivitas tetap bisa meninggalkan tugas penting dalam keadaan tidak selesai. Bandingkan daftar tugas yang samar dengan daftar yang mendeskripsikan hasil nyata untuk setiap pekerjaan.

Hasil yang berguna: Rencana harian dengan kondisi selesai yang jelas, seperti “kirim proposal yang telah direvisi untuk ditinjau” alih-alih “mengerjakan proposal”.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan hari fiktif yang sibuk dengan satu prioritas yang belum selesai.
  2. Bandingkan tindakan seperti “memeriksa” dan “mengerjakan” dengan hasil yang spesifik.
  3. Tulis ulang tugas-tugas utama hari itu dengan kondisi selesai yang jelas.
  4. Putuskan apa yang bisa ditunda jika waktu yang tersedia tidak cukup.

20. Pesan “silakan dilanjutkan” kekurangan beberapa detail

Audiens: Tim yang menyerahkan pekerjaan antarorang atau antardepartemen.

Hal yang dibahas: Mengirimkan tautan dengan kata “silakan dilanjutkan” tidak menjelaskan apakah penerima harus meninjau, menyetujui, atau melanjutkan pekerjaan tersebut. Tunjukkan apa yang perlu disertakan dalam serah terima pekerjaan yang berguna.

Hasil yang berguna: Catatan serah terima yang menyatakan apa yang siap, di mana menemukannya, apa yang harus dilakukan selanjutnya, dan kapan respons dibutuhkan.

Kerangka empat slide:

  1. Tunjukkan pesan serah terima fiktif yang hanya berisi tautan.
  2. Buat daftar pertanyaan yang harus diajukan penerima.
  3. Tulis ulang pesan dengan status, tindakan yang diminta, dan tenggat waktu.
  4. Tunjukkan balasan singkat yang mengonfirmasi siapa yang akan mengambil langkah selanjutnya.

Ubah topik Anda menjadi PPT yang berguna

Pilihlah topik yang dapat Anda jelaskan melalui satu contoh yang jelas. Untuk presentasi singkat, gunakan kerangka empat slide: perkenalkan masalahnya, tunjukkan alasannya ini penting, jelaskan perbaikannya, dan berikan sesuatu yang dapat digunakan oleh audiens.

Jaga agar humor tetap berada pada situasi yang familier. Anda tidak membutuhkan lelucon di setiap slide. Folder yang berisi tiga berkas “final” atau obrolan grup yang penuh dengan pesan “hampir selesai” sudah memberi audiens sesuatu untuk dikenali.

Buat slide terakhir menjadi praktis. Tunjukkan daftar tugas, pesan yang ditulis ulang, jadwal proyek, atau daftar periksa yang Anda inginkan untuk dicoba orang-orang. Mereka harus dapat memahaminya tanpa memerlukan presentasi lain.

Untuk membuat draf slide, buka Generate PPT di SlidesPilot lalu masukkan topik, audiens, dan kerangka pilihan Anda. SlidesPilot dapat menggunakan topik atau kerangka untuk membuat draf presentasi PowerPoint yang terstruktur.

Anda dapat menggunakan instruksi singkat ini:

Buat presentasi empat slide tentang [topik] untuk [audiens].
Gunakan nada yang ramah, sedikit lucu, dan bahasa yang sederhana.
Slide 1: Perkenalkan masalah yang familier.
Slide 2: Tunjukkan satu contoh buatan tentang apa yang serba salah.
Slide 3: Jelaskan perbaikan yang praktis.
Slide 4: Berikan [daftar periksa / daftar tugas / pesan yang ditulis ulang / jadwal]
yang dapat digunakan oleh audiens.
Jaga agar setiap slide berfokus pada satu poin.

Di Pengaturan, atur Nada Suara ke Ramah untuk gaya santai yang cocok untuk presentasi yang sedikit lucu.

Layar Generate PPT SlidesPilot dengan Nada Suara yang diatur ke Ramah di Pengaturan
Layar Generate PPT SlidesPilot dengan Nada Suara yang diatur ke Ramah di Pengaturan

Klik Generate Presentation, dan draf PowerPoint Anda akan siap dalam satu atau dua menit.

Presentasi yang telah selesai
Presentasi yang telah selesai

Ubah topik Anda menjadi PPT yang berguna

Tambahkan topik, audiens, dan kerangka sederhana Anda untuk membuat draf PowerPoint dengan SlidesPilot.

Buka Generate PPT